Tampilkan postingan dengan label fruit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fruit. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Agustus 2011

Kalsium tidak hanya untuk Tulang


Selama ini, banyak orang mengetahui kalau kalsium hanya untuk tulang. Wah, ternyata tidak begitu, lho. Apa saja itu?
Kalsium
Zat kalsium bermanfaat bagi tubuh dan tulang. Foto: suaramerdeka
Kalsium bermanfaat besar bagi untuk menjaga kesehatan, antara lain mendukung kerja hormon, saraf, enzim, dan darah dalam tubuh kita.
Nah, kalsium juga berperan dalam membantu berat badan ideal. Penelitian menunjukkan jika kebutuhan kalsium tercukupi, maka kita cenderung tak punya masalah dengan berat badan.
Kalsium dalam tubuh bisa memperlambat proses penimbunan lemak. Jadi, bila kita cukup kalsium, kita bisa terhindar dari kegemukan.
Saat tubuh terluka, kalsium pun berperan untuk mempercepat penyembuhan. Kalsium akan membantu proses pembekuan darah sehingga luka segera tertutup.
Jumlah kebutuhan kalsium dalam tubuh kita dibedakan berdasarkan usia. Untuk anak-anak dan remaja, rata-rata membutuhkan kalsium antara 500 sampai 800 miligram per hari. Untuk orang dewasa, berkisar antara 800 sampai 1000 miligram per hari.
Bila tubuh kekurangan kalsium, maka akan timbul beberapa gejala seperti, lemah, lesu, berkeringat, kram otot, nyeri perut, dan gangguan tidur.
Selain itu, bisa terjadi pengeroposan tulang (osteoporosis) dan bila dibiarkan akan rawan patah tulang serta pada masa tua tubuh kita bisa bongkok.
Sumber zat kalsium bisa diperoleh dari berbagai makanan. Selain dari susu dan produk olahannya (es krim, yoghurt, dan keju), kalsium dapat kita peroleh dari sayuran hijau, seperti sawi, bayam, brokoli, daun singkong, serta daun pepaya.
Selain itu, juga dari biji-bijian (kenari, wijen, dan almond), serta kacang-kacangan (kedelai, kacang merah, dan kacang polong) dan produk olahannya seperti tempe dan tahu.
Yuk, kita konsumsi makanan yang mengandung kalsium! (Annisa/Kidnesia/Girls)

Vitamin Terbaik dari Makanan


Siapa suka minum vitamin? Hmm, kebiasaan itu memang berdampak baik bagi tubuh. Eh, tapi, tetap, lho yang paling sehat dan sempurna zat-zatnya itu berasal dari makanan yang kita konsumsi.
Buah
Hmm, buah dan sayur adalah vitamin alami terbaik untuk tubuh. Foto: Frontiernet
Vitamin merupakan sahabat tubuh yang baik karena fungsinya yang beragam.
Sekalipun hanya dalam jumlah sedikit, tetapi vitamin bersama mineral masing-masing memiliki fungsi khusus dan termasuk dalam gizi utama yang dibutuhkan tubuh.
Nah, bagaimana cara mendapatkan vitamin itu? Vitamin ini tidak bisa dihasilkan oleh tubuh dan harus dipenuhi dari luar tubuh atau melalui makanan.
Memang, sekarang banyak dijual makanan tambahan dan vitamin. Ada yang berbentuk cair, tablet, atau kapsul. Bentuk vitamin yang seperti ini terlihat lebih mudah dan praktis. Rasanya pun lebih enak.
Meskipun begitu, akan lebih baik jika kita mendapat vitamin alami, yaitu dari buah-buahan dan sayur.
Kalau kita mengonsumsi suplemen vitamin, isinya hanya vitamin saja. Lebih baik mengasup buah atau sayur karena di dalamnya juga terkandung vitamin dan mineral, serat, cairan, serta zat lain yang penting.
Sayur buah
Makan buah bikin tubuh sehat! Foto: Lab yellow
Nah, selain itu kalau kita sering minum vitamin yang berasal dari suplemen, tubuh bisa kelebihan vitamin.
Soalnya, bisa jadi tubuh kita sebenarnya hanya kekurangan vitamin tertentu.
Jika kita mengonsumsi suplemen lengkap, kita juga akan mendapatkan vitamin yang mungkin tidak dibutuhkan tubuh.
Vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin B dan C, juga tidak bisa disimpan dalam jumlah banyak di tubuh. Kelebihan vitamin ini akan dikeluarkan lewat urin.
Dengan begitu, akan sia-sia jika kita mengonsumsi vitamin larut air dalam dosis tinggi. Mau tubuh sehat dan kuat? Yuk, perbanyak makan sayur dan buah. (Annisa/Kidnesia/berbagaisumber)

Rabu, 24 Agustus 2011

Rahasia Kurma


Bukan hanya rasa manisnya saja yang berguna, tetapi kurma punya rahasia yang bermanfaat bagi tubuh kita.
Kurma si buah penyimpan rasa manis memang pas disantap saat berbuka. Tahukah, kamu kenapa?Misalnya, zat fruktosa terkandung dalam buah berwarna kecoklatan. Zat ini sangat baik untuk pencernaan, mengatasi sembelit atau susah buang air besar.
Apalagi di saat puasa, kurma bisa membantu untuk mengatasi penyakit sembelit.
Rahasia kurma lainnya, buah ini juga baik untuk kesehatan mata serta mengembalikan energi setelah berpuasa seharian.
Kandungan vitamin di dalamnya bisa menggantikan sel-sel tubuh yang rusak sehingga tubuh menjadi lebih segar dan fit.
Bagi penderita anemia atau kekurangan sel darah marah, kurma menjadi obat manjur untuk mengatasi penyakit ini. Zat besi yang dikandung kurma bisa menambah jumlah sel darah merah dalam tubuh. Hebat!
Satu lagi, nih, khasiat kurma yang dahsyat. Makan kurma sering-sering bisa membuat kamu tambah cerdas! Rahasia itu ada pada zat fosfor di dalam kurma.
Fosfor berfungsi sebagai nutrisi otak. Enggak heran, zat ini membantu kecerdasan otak. Hehehe, tapi ada syaratnya, kamu harus mengonsumsinya secara teratur dan dalam jangka waktu yang lama.
Nah, mau mencoba khasiat kurma? Yuk, makan kurma! (Annisa/Kidnesia/berbagaisumber)